Jumat, 27 Juni 2014

am I violence?

aku tak tahu apa yang harus ku tulis,
walau begitu aku tetap menulis
aku menulis tentang perasaanku
tentang hal yang tak dapat kuungkapkan secara lisan
tentang hal yang sangat sulit untuk ku tuliskan
semua orang mencerca
semua orang menghina
semua orang meng iba
padahal mereka tak tahu apa apa
mereka bilag dinda itu begini begitu
mereka yang selalu menilai perilaku
tapi mereka tak paham dengan perasaanku
just think again, dinda
walau tak banyak waktu yang tersisa
tapi hidup tak boleh sia sia
suatu saat aku kan mengerti aku
akan ada jalan nya
dan haruskah aku meninggalkan mereka?
aku ini seperti apa?

dinda azizah, mahasiswa, 18thun, sering galau

Senin, 16 Juni 2014

the next curhat poem



Seperti anak panah yang siap di lepaskan
gejolak dalam darahku begitu meletup
jika kemarin aku bermimpi
maka detik ini aku terbangun
mulai berjalan lalu berlari
melesat secepat anak panah
merealisasikan mimpi mimpi
perlahan, aku tak gentar menatap mentari
saat anganku terus berfantasi
melayang bersama jutaan galaksi
terangkai membentuk sekumpulan cahaya

Akalku seperti lumpuh
saat aku mulai menggila
mimpi,cita dan cinta
diriku merasa begitu sempurna
tuhan memberi lebih dari yang ku pinta
dan aku masih berkutat agar menjadi
hamba yang baik bagi-Nya
dan hatiku tak berhenti bicara
sementara si pena tertatih menulis kata

Hanya mungkin..
satu hal saja yang belum ku bisa...

aku ingin jadi seperti namaku,DINDA NUR AZIZAH :)

Selasa, 10 Juni 2014

Bokutachi No Uta (zetsuen no tempest) lyrics + translate




beberapa hari yang lalu saya nonton anime (zetsuen no tempest) dan nggak nyangka walau ceritanya absurd banget tapi soundtrack nya syahdu hehehe




kanji 
君の歌った鼻歌が僕の鼻歌と重なった
よくあることかもしれないけどそれがおかしくてまた笑った
そんな些細な偶然もとても嬉しくなるんだよ
だって君と僕は誰よりも特別だって思いたいんだ

時々不安にもなるからついまた探してしまうんだよ
目に見えない糸のような二人を強く繋ぎあうもの

たとえ他の誰が笑っても僕は強く信じてるから
今もずっとずっと願っているよ二人でいる未来を
前を向いて歩いて行くよ一人きりじゃないから
いつの日か君とほら運命だったねって
一緒に笑えるといいな

二人で歩く帰り道ふと見上げた大きな空
小さな僕らが出会えたことそれだけで素敵なことだよね

何気ない君との時間も当たり前のような明日も
掛け替えないものなんだって君がそう教えてくれたんだ

どんな明日も君がいれば僕はきっと進んで行ける
君とずっとずっと歩いて行こう二人でいる未来へ
前を向く勇気をくれるよいつも君の笑顔が
どんな日もきっと僕らなら大丈夫って
一緒に笑えるといいな

こんな僕でも強くなれるよ、
ただ君がそばにいるだけで
だから君がくじけそうなときは僕がそばにいたいんだ

たとえ他の誰が笑っても僕は強く信じてるから
今もずっとずっと願っているよ二人でいる未来を
前を向いて歩いて行くよ一人きりじゃないから
いつの日か君とほら運命だったねって
二人で笑いながら一緒に歩けるといいな
Romanji
kimi no utatta hanauta ga boku no hanauta to kasanatta
yoku aru koto kamoshirenai kedo sorega okashikute mata waratta
Sonna sasaina guuzen mo totemo ureshiku narunda yo
datte kimi to boku wa dare yori mo tokubetsu datte omoitainda
tokidoki fuan ni mo naru kara tsui mata sagashite shimaundayo
me ni mienai ito no youna futari wo tsuyoku tsunagi au mono
tatoe hoka no dare ga waratte mo boku wa tsuyoku shinjiteru kara
ima mo zutto zutto negatte iruyo futari de iru mirai wo
mae wo muite aruite yuku yo hitori kiri janai kara
itsu no hi ka kimi to hora unmei datta ne tte
issho ni waraeru to ii na
futari de aruku kaeri michi futo miageta ookina sora
chiisana bokura ga deaeta koto sore dake de sutekina koto dayo ne
nanigenai kimi to no jikan mo atarimae no youna ashita mo
kakegaenai mono nandatte kimi ga sou oshiete kuretanda
donna ashita mo kimi ga ireba boku wa kitto susunde yukeru
kimi to zutto zutto aruite yukou futari de iru mirai e
mae wo muku yuuki wo kureruyo itsumo kimi no egao ga
donna hi mo kitto bokura nara daijoubu tte
issho ni waraeru to ii na
konna boku demo tsuyoku nareruyo
tada kimi ga soba ni iru dakede
dakara kimi ga kujikesouna toki wa boku ga soba ni itainda
tatoe hoka no darega warattemo boku wa tsuyoku shinjiteru kara
ima mo zutto zutto negatte iruyo futari de iru mirai wo
mae wo muite aruite yuku yo hitori kiri janai kara
itsuno hi ka kimi to hora unmei dattane tte
futari de warai nagara issho ni arukeru to ii na

indonesia
Senandung yang kau nyanyikan dan senandung ku saling berpadu
Hal yang sering terjadi tapi itu lucu dan membuat kita kembali tertawa
Hal seperti itu mungkin kebetulan saja tapi itu membuatku sangat senang
Karena ku berpikir kau dan aku lebih spesial dari orang lain
Kadang kala aku menjadi gelisah dan tanpa sengaja mulai mencari
suatu benang tak terlihat mata yang kuat menghubungkan kita berdua
Misalkan orang lain tertawa tapi aku percaya dengan yakin
Sekarang pun aku selalu selalu berdoa untuk masa depan kita berdua
Berjalan dan menghadap ke depan karena kau tidaklah sendirian
Suatu hari kita akhirnya ditakdirkan
Akan menyenangkan jika tertawa bersama
Pulang berjalan berdua tiba tiba aku melihat ke langit luas
Kita berdua yang kecil yang dapat bertemu adalah hal indah kan?
Waktu sederhana dan hari esok yang biasa
adalah hal yang tidak tergantikan itu adalah yang kau ajarkan padaku
Apapun hari esok selama kau ada aku akan terus maju
dengan mu selalu selalu berjalan ke masa depan kita berdua
Senyum kau selalu berikan memberikanku keberanian untuk terus maju
Apapun hari esok, pasti kita kan baik-baik saja
Akan menyenangkan jika tertawa bersama
Aku yang seperti ini saja menjadi kuat
hanya dengan kau ada di sampingku
Karena itu, pada waktu kau hancur aku ingin berada di samping mu
Misalkan orang lain tertawa tapi aku percaya dengan yakin
Sekarang pun aku selalu selalu berdoa untuk masa depan kita berdua
Berjalan dan menghadap ke depan karena kau tidaklah sendirian
Suatu hari kita akhirnya ditakdirkan
Berdua berjalan sambil tertawa menyenangkan

Senin, 09 Juni 2014

18+



Apa yang terpikirkan dalam benak saya ketika saya telah genap berusia 18 tahun? Nothing.
Tak ada, bukan berarti saya tidak memikirkan apapun tentang hidup saya. Selama ini saya hidup di dunia, telah banyak hal yang terjadi pada diri saya, dan saya masih menjadi orang bodoh di kala itu dengan mengatakan ‘saya tak tahu’ ‘apa yang harus saya perbuat?’ dan hal hal semacam itu, saya salah. Hal yang saya pikirkan pertama kali adalah cara pandang saya, ketika kontrak hidup semakin berkurang, usia makin ‘dewasa’ maka cara pandang pun harus di evaluasi, karena selama ini cara pandang telah mempengaruhi sikap saya dalam menghadapi masalah. Disini saya hanya akan membahas tentang saya karena ini tulisan saya dan ini adalah tentang saya (terlepas dari objektif atau tidaknya tulisan ini, itu dibahas nanti). Banyak yang bilang, selama ini saya selalu takut dan lari apabila menghadapi masalah hanya karena saya tak tahu bagaimana cara menghadapinya, kalau dikatakan seperti itu memang ada benarnya bahwa saya terlalu pengecut.. itulah yang saya ingin ubah dalam diri saya. Yang kedua adalah masalah keseimbangan (seperti yin dan yang) jiwa dan raga, pikiran (Akal) dan hati, ucapan dan tindakan, dan hal yang semacam itu yang telah ada daam diri saya. Disini, bisa dikatakan bahwa saya belum mempunyai keseimbangan dalam diri saya walau saya telah menemukan titik dari keseimbangan itu. Saya sendiri menyadari, saya sering berfikir tapi terlalu takut untuk bertindak, saya sering berkoar koar dengan kata kata kasar yang nggak mutu, tapi action saya bahkan 0. Break sejenak, sepertinya mata saya sudah lelah.
Ada banyak, banyak hal yang ingin saya ungkapkan, perasaan saya, tentang diri saya yang bahkan tak seorangpun tahu, tapi walau saya menghabiskan waktu seumur hidup saya untuk menuliskan nya itu pun nggak cukup. Mungkin disini, saya nggak bisa objektif bahkan dikatakan terlalu subjektif dalam menilai diri saya, mungkin curhat selama ini pada teman dan senior saya malah membuat saya underestimate sehingga malas untuk berubah, dan memang curhat yang paling baik adalah curhat kepada tuhan. Dan begitulah pikir saya
Pada intinya, dalam kontrak hidup saya yang makin berkurang ini semoga saya menjadi manusia yang lebih baik agar hidup saya tak sia sia. 






Bismillahirrahmanirrahim ..
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Saya, Dinda Nur Azizah yang hari ini genap telah berusia 18 tahun, mengucapkan terimakasih pada tuhan saya atas semua karunia yang Dia berikan pada saya,  atas semua hal yang pernah terjadi dalam hidup saya, hingga kini membuat saya tetap berjuang dan hidup sebagai seorang manusia.
Saya, Dinda Nur Azizah binti Misbahul Munir, mengucapkan terimakasih kepada ibu an ayah saya, keluarga dan semua yang menyayangi saya, mendukung saya dan selalu ada di samping saya sehingga saya bisa tumbuh dan meraih cita cita
Saya, Dinda Nur Azizah, telah berjanji kepada diri saya agar tetap taat kepada tuhan, berjuang dan belajar untuk meraih cita cita, membanggakan agama dan bangsa, serta membahagiakan orang tua saya. membunuh semua hal yang buruk dalam diri saya serta menanamkan kebaikan terhadap semua.

Surakarta, 10 juni 2014

Dinda Nur Azizah