Senin, 27 Januari 2014

RESAH



                Pernahkah kau merasa sepi di tengah keramaian? Kalau iya mungkin itulah yang sedang kurasakan saat ini, aku bersikap tenang namun sesungguhnya dalam hati resah, atau mungkinkah ada sesuatu yang perlu di khawatirkan?  Kalau iya, itu apa? ragaku di jombang namun pikiranku entah kemana. How come? Ada yang aneh dengan diriku, kurasa. Aku ingin benci kepada orang yang tak boleh kubenci, namun dalam hati aku memang marah. Aku tak bisa mengendalikan diriku sama halnya dengan aku tak bisa menyalahkan siapapun.
                Tahun ini umurku 18 tahun, dan aku adaah tanggung jawab atas diriku, aku adalah beban untuk diriku dan hidupku itu aib untuk ku. Mengerti kan? Dalam hidup, ada beberapa hal yang tak bisa ku terima, tapi aku tak bisa berbuat apapun karena itulah kenyataan yang terjadi...  
Bagaimana bisa aku tak sedih, bahwa sesungguhnya aku masih punya keluarga namun rasanya seperti tak punya, aku punya teman namun aku selalu merasa kesepian, aku punya hidup dan melihat hidup orang orang di sekelilingku namun aku tetap sendiri, dan merasa hampa.
Dinda please.. selesaikan kuliahmu secepat mungkin, dan pergilah yang jauh dari sini jika kau tak ingin mengingat semua ini lagi, pergilah sejauh mungkin, ke tempat dimana kau bisa merasakan jiwamu, tuhan dan hatimu. Dan ingatlah semua derita yang kau alami jika kau mulai lelah atau pun malas, kau hanya ingin yang terbaik untukmu bukan? Jangan pikirkan ini lagi karena sudah terlalu banyak hal yang harus kau pikirkan. Kau ini harus apa? harus mulai dari mana? Kau sedih? Simpan airmata mu untuk saat bahagia,  jika kau terluka biarlah waktu yang akan menyembuhkan nya. Kumohon.. apa perlu mereka ku maki? Kau tak boleh menyerah pada dunia karena harapan itu pasti selalu ada, akan ada saat bahagia dimana kau bisa tersenyum dan melihat senyum mereka. Berjuanglah!

Kau sayang padaku? Apa kau merindukan ku?
Kalau iya, datanglah, temui aku walau hanya dalam mimpi
Tapi kau tak datang, benar. Kau tak pernah datang,
Itu berarti kau tak sayang padaku, dan sekalipun kau tak pernah merindukan aku.
Ya sudah, aku sedih pun tak akan ada yang peduli
Dan aku marah juga kau tak akan pernah mengerti
Kau meninggalkanku disaat aku sedang sangat butuh sosok mu
Namun di kehidupan lain, aku kan membuatmu tinggal
Aku kan mengerti sebenarnya kau sangat menyayangiku.
Itu pasti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar